Rabu, 25 Desember 2013

Menulis :)

Pertemuan kemarin dengan salah satu penulis novel, yang namanya FatihZam.. Dia penulis novel berbakat, buku-buku yang diterbitkannya kebanyakan diterbitkan oleh Mizan.. Itu adalah pertemuan kedua ku dengan motivator yang memotivasi ku untuk kembali menulis... Setelah Pak Rio, lalu Kang Fatih Zam. Jujur, aku benar-benar tertarik untuk kembali ke dunia menulis yang sempat aku tinggalkan 2 tahun... Aku berhenti menulis karena gelora menulisku yang tiba-tiba menghilang... Kemarin aku bertanya pada 2 motivator tersebut, dan mereka memberi ku masukan yang bisa membuat ku kembali bersemangat untuk menulis,,, 
Pak Rio : " Saat kamu bosan, cintai dulu tulisan dulu, menulis,menulis dan terus menulis!"
Kang Fatih Zam : " Cari ruh untuk tulisanmu,resapi ruh tersebut, tulis apa yang ingin kamu tulis sebagai penulis,bukan sebagai pembaca atau editor, biarkan perasaanmu tumpah dalam tulisanmu, nanti saat telah selesai barulah kamu posisikan dirimu sebagai pembaca dan editor,,kalau dari awal kamu memposisikan diri kamu sebagai penulis,pembaca, dan editor, tulisanmu akan berhenti di halaman pertama"
see?? Aku mendapat pencerahan dari 2 orang tersebut, dan membuatku kembali bersemangat untuk menulis.. Mungkin untuk melanjutkan novelku, aku butuh waktu untuk mengembalikan ruh yang telah hilang.. Itulah kenapa aku mencoba untuk menulis dulu di blog, karena buatku ini adalah permulaan yang sangat baik :)
Kawan, menulis adalah salah satu cara untuk menumpahkan emosi kita, daripada kamu menumpahkan emosi mu dengan hal yang negatif, tulislah apa yang kau rasakan, buat emosi mu menjadi rangkaian kata yang indah, yang akan membuat mu bersinar suatu hari :)

Senin, 23 Desember 2013

Tahap 1 LDKO ARTERI

Awalnya sih sempet ga pengen masuk ARTERI... Soalnya pengen nyoba sesuatu yang baru diluar dunia Broadcast... Tapi gapapa deh kali aja bisa lebih ngembangin bakat ya ;)
Setelah melewati pra-tahap 1, yang isinya itu pengisian formulir + wawancara, dilanjut ke Tahap 1 yaituuuu PELATIHAN..
Dikirain pelatihannya bakal kaya UKM2 lain yang dimarah2in gitu,ternyata bukan haha udah negative thingking duluan sih.. Isi pelatihannya itu pembelajaran mengenani penggunaan Adobe Premier, Menulis, sama Penggunaan Corel :D
Maafkan yaa akang teteh daku sudah nethink duluan hhi
Meskipun tadinya sempat boring banget, tapi lama kelamaan seru juga ko..
Tentang penggunaan Adobe Premier, aku tipe orang yang senang ngulik aplikasi, makanya aku penasaran pengen ngulik sendiri, setelah tahu dasar2  nya kemarin,yaa tinggal ntar coba dirumah haha
Kalau yg tentang menulis, aku orangnya suka membaca dan menulis,asalkan bukan membaca buku mata kuliah dan menulis esssay tugas haha
Pak Rio ngasih motivasi yang bagus banget soal menulis, makanya aku jadi tertarik buat ngisi lagi blog yang udah lama banget aku tinggal ini hehehehe maaf yaaa ^^v
Yang tentang Corel Draw, kebetulan banget aku lagi butuh banget corel,soalnya aku kebagian jado panitia pubdok di salah satu kepanitiaan hehehe
yaa intinya pelatihan kemarin sangat sangat berguna daaaa :D Ga sabar nunggu Tahap 2 :))

Rabu, 31 Oktober 2012

Pergaulan Sosial

Adakah diantara kalian yang memiliki pergaulan sosial yang luas?Diterima di semua kalangan?Dan adakah diantara kalian yang kesulitan memiliki teman dan hampir ditolak di setiap komunitas?
ya..hal itu sangat wajar terjadi pada kalangan remaja umumnya yang memiliki usia kisaran 15-19 tahun..Apa alasannya?Mungkin dia memang seorang remaja yang memiliki sifat pemalu sehingga sulit beraadaptasi dengan lingkungannya atau dia adalah seorang remaja yang memiliki sifat yang keras kepala sehingga mainset di otaknya telah tertanam untuk sulit menerima perbedaan dengan orang lainnya?Atau mungkin,bahkan ada seorang remaja yang pada awalnya memiliki pergaulan sosial yang sangat luas dan hanya karena suatu alasan dia mendadak menjadi seseorang yang tidak memiliki pergaulan sosial?
Ya,memang hal ini sering terjadi pada remaja sekarang ini,di usia labil antara 15-19 tahun..
Menurutku,yang sering terjadi adalah kasus ketiga,yaitu hilangnya pergaulan sosial yang ia miliki hanya karena satu masalah yang dihadapinya..
sebagai contoh,ada seorang anak remaja yang merupakan salah satu siswi yang memiliki pergaulan sosial yang luas di sekolahnya..Akan tetapi ternyata ada beberapa orang yang tidak menyukainya dan menjadi provokator untuk teman lainnya agar menjauhi siswi tersebut,sehingga dalam waktu singkat,pergaulan sosial siswi tersebut langsung berkurang...
Bukan hal yang sulit ditemukan bukan?
Dan sekarang,bagaimana caranya agar mereka yang tidak memiliki pergaulan sosial tersebut bisa berteman dengan yang lainnya seperti orang biasanya?
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan :
1.Introspeksi
         Introspeksi diri,cari tahu apa yang menjadi alasan mengapa kamu tidak bisa berteman biasa seperti yang lainnya.Dan saat kamu mengetahui kekurangan mu,cobalah minimalisir kekuranganmu itu..
2.Tersenyum
         Tersenyumlah pada setiap orang yang kamu kenal.Tersenyum adalah salah satu cara termudah untuk mengembalikan pergaulan sosial yang kamu miliki.
3.Minta Maaf
          Kalau memang alasan mengapa kamu bermasalah dengan pergaulan sosial itu adalah karena kamu memiliki masalah dengan salah satu temanmu,cobalah meminta maaf duluan,toh tidak ada ruginya kan? :) kalau orang itu tidak memaafkanmu,yasudah biarkan,setidaknya kamu sudah berusaha untuk memperbaiki hubunganmu dengannya..

Cobalah dengan 3 cara tersebut,mudah-mudahan bermanfaat..Saya menerima komentar saran dan kritik pada blog ini,silahkan email ke alamat rindi.aninditha@gmail.com :)

OMEN



Novel OMEN ini akan Terbit 13 SEPTEMBER

Penulis : Lexie Xu
Editor  : Novera Kresnawati
Cover Ilustrator : Regina Feby

File 1 : Kasus penusukan siswa-siswi SMA Harapan Nusantara

Tertuduh : Erika Guruh, dikenal juga dengan julukan si Omen. Berhubung tertuduh memang punya tampang seram, sifat nyolot, reputasi jelek penuh cela, tidak ada yang ragu bahwa dia pelakunya. Tambah lagi, ditemukan bukti-bukti yang mengarah padanya.

Fakta-fakta sejauh ini : Bukan rahasia lagi tertuduh saling membenci dengan korban pertama. Perselisihan antara keduanya semakin menajam saat timbul spekulasi bahwa tertuduh ingin merebut pacar korban pertama.Tidak heran saat korban korban ditemukan nyaris tewas diproyek pembangunan, kecurigaan langsung tertujug pada tertuduh. Menambah sulit masalah, saat disuruh mendekam dirumah oleh pihak kepolisian, tertuduh malah kabur dengan tukang ojek langganannya yang bertampang residivis. Dan yang pada akhirnya membuat tertuduh terpojok, dia juga orang pertama yang tiba di TKP korban-korban berikutnya.

Misiku : membuktikan tertuduh tidak bersalah dan menemukan pelaku kejahatan yang sebenarnya.

Things You Should Know About OMEN


Dear Lexsychopaths,

Berhubung ada banyak pertanyaan sehubungan dengan terbitnya OMEN, maka ka Lexie akan memberikan sejumlah kisi-kisi supaya kalian punya bayangan seperti apakah cerita OMEN :

1. OMEN adalah sebuah cerita baru dan bukan lanjutan dari Johan Series. Meski begitu, akan ada beberapa hubungan dengan Johan Series seperti munculnya Inspektur Lukas yang masih berpangkat rendah (ahahaha), menandakan kisah ini terjadi sebelum Johan Series (jadi bukan karena Inspektur Lukas diturunin pangkatnya, ohohohohohoho).

2. Harapannya, OMEN bakalan punya sekuel, tapi belum tentu akan dijadikan serial atau tidak. Kedua tokoh utama cewek sudah terungkap di OMEN, sementara tokoh utama cowok, selain tokoh utama di OMEN, adalah Leslie Gunawan yang waktu itu masih imut-imut. ^^v

3. Apa artinya OMEN? Sebenarnya, ada film horor klasik yang terkenal sekali berjudul The Omen. Penjahatnya adalah anak kecil yang dirasukin iblis. Nah, OMEN yang jadi judul novel terbaru kak lexie ini adalah julukan bagi si tokoh utama yang dianggap mirip penjahat di film tersebut. ^^

4. Harga OMEN 47 ribu ( maaf ya, tadi kak Lexie kirain 48 ribu, tapi untung jadi lebih murah, bukannya jado lebih mahal ^o^). Apakah ini suatu kebetulan menyangkut Area 47 ? yah, kak Lexie percaya angka 47 itu selalu menhiasi hal-hal baik dalam hidup kak Lexie. sebagai contoh, nomor produk Obsesi dan Permainan Maut berakhir dengan angka 47 (no kidding!!).

5. Tanggal terbit OMEN 17 September 2012. Awalnya dijadwalkan tanggal 13, tapi rupanya ada penundaan. ^^ Ini berarti, tanggal 17 September OMEN akan beredar di Jabodetabek, lalu tanggal 20 Spetember ke bagian-bagian lain dipulau Jawa. Harapannya, dalam waktu sepuluh hari berikutnya bisa menyebar kepulau-pulau lain juga.

6. Untuk pemesanan dengan diskon 15% plus tanda tangan dari kak Lexie bisa hubungi www.lexiemedia.com

Segitu dulu dari kak Lexie. Thank you everybody, and until next time..

xoxo,
Lexie Xu

Selasa, 30 Oktober 2012

Indigo 2

Dari postingan yang sebelumnya,sudah dijelaskan bagaimanakah anak indigo itu..Bagaimana ciri-ciri dari anak indigo tersebut..
Sekarang,adakah diantara pembaca yang memiliki kemampuan seperti anak indigo?asalkan kalian tahu,menjadi indigo bukanlah sesuatu yang terlalu bisa dibanggakan,dan sifat indigo itu bukanlah sesuatu yang layak untuk dipamerkan..Karena,saat kamu memamerkan kelebihanmu itu,bukan hanya kelebihan yang kamu ungkapkan,tapi juga kekuranganmu..
Hmm..Indigo itu..untukku kata 'Indigo'  itu adalah kata yang sudah sangat tidak asing didengar tapi sangatlah sakral..Indigo bukanlah sebuah kemampuan yang pantas untuk dijadikan lelucon,karena apa?karena kamu bukan hanya menyinggung si pemilik kemampuan tersebut,tapi juga menyinggung 'mereka'..
Sangat sering aku mendengar banyak orang yang membicarakan tentang anak indigo,dan hampir 70% diantaranya malah menjadikan kemampuan tersebut sebagai lelucon,sekali lagi aku tegaskan kalau Indigo itu bukanlah hal yang lucu dan bukanlah hal yang pantas untuk dijadikan lelucon...
Banyak orang mengira,Indigo itu berarti bisa melihat makhlus halus atau makhluk gaib,tapi tidak semua anak Indigo bisa melihat makhluk gaib atau makhluk halus,kemampuan Indigo bisa dibagi jadi beberapa macam,ada kemampuan untuk melihat makhluk halus,melihat masa depan,melihat kematian,dsb..

Jadi,apakah pantas hal se sakral itu dijadikan lelucon..?

Tapi perkataan dan penglihatan seorang anak Indigo juga belum tentu benar,karena mereka juga manusia,bukan Allah yang Maha Mengetahui segalanya..

Konsep anak indigo pertama kali dikemukakan oleh cenayang Nancy Ann Tappe pada tahun 1970-an. Pada tahun 1982, Tappe menerbitkan buku Understanding Your Life Through Color (Memahami Hidup Anda Melalui Warna) yang menjelaskan bahwa semenjak pertengahan tahun 1960-an, ia mulai menyadari bahwa ada banyak anak yang lahir dengan aura "indigo" (dalam publikasi lain Tappe juga mengatakan bahwa warna indigo atau nila berasal dari "warna kehidupan" anak yang ia dapatkan melalui sinestesia). Gagasan ini kemudian dipopulerkan oleh buku yang berjudul The Indigo Children: The New Kids Have Arrived (Anak Indigo: Anak-anak Baru Telah Tiba) pada tahun 1998. Buku ini ditulis oleh Lee Carroll dan Jan Tober. Pada tahun 2002, konferensi internasional untuk anak indigo yang dihadiri oleh kurang lebih 600 orang diadakan di Hawaii. Konferensi pada tahun-tahun berikutnya diadakan di Florida dan Oregon. Beberapa film bertajuk indigo juga telah dibuat, seperti Indigo pada tahun 2003 yang disutradarai oleh James Twyman. Film mengenai indigo juga dirilis di Rusia pada tahun 2008..

Perhatikan lingkungan sekitar anda,karena mungkin mereka,anak-anak yang memiliki kemampuan lebih ini ternyata ada di sekeliling anda !

Anak Indigo

Sekarang ini sering kita dengar tentang anak indigo, bahkan tidak jarang kita temui anak-anak dengan kelebihan ini di sekitar kita. Telah banyak ahli yang meneliti mengenai karakteritik atau ciri sifat yang membedakan antara anak indigo dengan anak normal yang lain. Untuk itu tidak ada salahnya jika kita mengetahui tentang karakteritik dan perilaku seperti apa yang sering ditunjukkan oleh anak indigo ini.

Anak indigo merupakan generasi baru yang terlahir di dunia ini. Anak ini memiliki karakteristik yang unik yang membedakan dengan generasi sebelumnya. Istilah indigo ini mengindikasikan aura dalam warna kehidupan. Kata indigo sendiri diambil dari nama warna yaitu indigo, yang dikenal sebagai warna biru sampai violet. Indigo sendiri juga terkait dengan indera keenam yang terletak pada cakra mata ketiga yang menggambarkan intuisi dan kekuatan bathin yang luar biasa tajam di atas kemampuan orang kebanyakan. Banyak dari mereka memiliki kelebihan dengan bakat yang luar biasa atau secara akademis berprestasi. Anak yang mengalami indigo ini mampu menunjukkan empati yang sangat dalam dan mudah merasa iba, serta tampak bijaksana untuk anak seusianya.

Anak indigo datang ke dunia dengan berbagai misi. Kebanyakan dari mereka merupakan pendobrak suatu tatanan yang salah. Mereka bertugas meluruskan ketidakbenaran dan ketidaksesuaian yang terjadi disekelilingnya. Hal ini ditunjukkan dengan perilaku mereka yang tidak patuh dan kesulitan dalam menjalankan dengan sistem yang ada, misalnya saja penolakan dan sikap kaku terhadap system pendidikan yang ada.

Anak indigo juga sering menunjukkan perilaku memberontak terhadap suatu otoritas, tidak patuh terhadap aturan atau adat, kesulitan dalam mengelola emosinya, sensitive atau rapuh. Tidak jarang pula anak menunjukkan sikap yang sangat dingin dan tidak punya perasaan. Terkadang orang akan melabel anak dengan indikasi gangguan ADD (attention deficit disorder). Bentuk perilaku tersebut terkadang menyebabkan kesulitan bagi anak-anak ini dalam melewati masa kanak-kanak, bahkan dalam melewati masa remaja (Chapman. 2006).

Menjadi indigo tidaklah mudah, tapi hal itu merupakan suatu tugas yang harus dijalankan. Anak indigo merupakan salah satu orang yang hadir dan membawa hal yang baru terhadap suatu kemajuan di bumi ini.

Jan Yordy seorang terapis yang menuliskan tentang anak indigo mencoba mengkategorikan karakteristik anak indigo yang sering ditemui :

- Memiliki keinginan yang kuat, mandiri dengan melakukan apa yang ada di pikirannya daripada mematuhi kehendak orangtua

- Bijaksana dan memiliki tingkat kesadaran dan kebersamaan yang melebihi pengalamannya;

- Secara emosi, mereka dapat dengan mudahnya bereaksi sehingga tidak jarang mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan, depresi atau stress;

- Kreatif dalam berpikir dengan menggunakan otak kanan namun tetap harus berusaha belajar dengan menggunakan otak kiri terutama pada sistem di sekolah;

- Anak indigo sering didiagnosis mengalami ADD atau ADHD saat mereka menunjukkan perilaku impulsive (otak mereka memproses informasi lebih cepat) dan mereka harus tetap bergerak agar selalu fokus;

- Anak ini sangatlah peka dan dapat melihat, mendengar atau mengetahui sesuatu hal yang tidak dimiliki orang kebanyakan;

- Anak-anak ini belajar secara visual dan kinestetik, mereka dapat mengingat apa yang terekam dalam otak dan menciptakan melalui tangan;

- Apabila keinginan anak tidak terpenuhi, maka anak merasa kesulitan dan menjadi self centered. Meskipun hal ini bukanlah sifat sebenarnya;

- Anak memiliki potensi dan bakat yang luar biasa, namun dapat hilang begitu saja jika tidak sesuai dengan bentuk pengasuhan.

Dalam menangani anak indigo ini yang perlu diperhatikan adalah bahwa mereka memiliki kesulitan dalam mengelola emosinya. Pada beberapa anak hal ini disebabkan karena permasalahan kecemasan, kemungkinan perilaku obsesif kompulsif atau kepanikan yang berlebih (panic attack). Penyebab lain muncul karena mereka berusaha keras untuk belajar dan memahami cara yang masih tradisional atau kebiasaan rutin. Sehingga tidak jarang bagi mereka akan memiliki self esteem yang rendah dan mudah menyerah dalam mengerjakan yang diberikan (tugas sekolah misalnya). Terkadang beberapa anak indigo menunjukkan reaksi kemarahan, depresi, bahkan menyakiti diri sendiri yang berlebih yang tidak dapat dijelaskan secara logis bahkan menakutkan bagi orangtuanya.

Anak indigo memiliki getaran energi yang tinggi dengan pola yang menetap, yang kemudian ditunjukkan dengan aura warna indigo pada tubuhnya. Getaran tertinggi ini menciptakan perbedaan terhadap fungsi tubuh dan otak pada anak indigo. Kebanyakan dari mereka berpikir dengan menggunakan otak kanan. Saat stress anak kemudian mengembangkan pengaturan dalam otak, yang mengenyampingkan pemikiran logis dan proses berpikir rasional, sehingga muncul reaksi emosional yang berlebih. Ada pula anak yang menunjukkan dengan perilaku marah, kesedihan atau ketakutan yang mendalam bahkan kecemasan yang berlebih.

Memahami energi dasar dan mampu mengamati keadaan energi pada saat anak sedang tidak stabil sangatlah membantu bagi orang tua atau terapis, terutama saat bekerja sama dengan anak ini. Diperlukan adanya pemahaman dasar mengenai energi dengan mengajarkan pada mereka cara melindungi diri. Hal lain yang tidak kalah penting yaitu dengan mengajarkan anak indigo dan orang tuanya terhadap teknik dalam menyeimbangkan energi dan cara untuk mengurangi tingkat stress pada anak, sehingga anak tidak terpengaruh pada energi yang negatif.

Sumber : Ismira Dewi